Spread Firefox

Pengunjung

Terdapat 8 pengunjung online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini33
mod_vvisit_counterKemarin144
mod_vvisit_counterMinggu Ini603
mod_vvisit_counterBulan Ini4618
mod_vvisit_counterTotal110139

Sindikasi

gerbang.jpg
kelas.jpg
SMK Penajam Belajar Ke Bontang PDF Cetak E-mail
ImageMisi Bontang cerdas 2010 ternyata berdampak positif, bukan hanya untuk masyarakat bontang tetapi bergema di daerah – daerah lain di wilayah kaltim. Hal ini direfleksikan melalui kunjungan SMK Pelita Gama Penajam ke SMK Putra Bangsa dan unit produksi “ MINIBANK” selama 2 hari ini dicabang Samarinda dan Bontang .

 

 

A. Bambang Sasongko, SE Kepala sekolah SMK Putra Bangsa merespons positif terhadap kunjungan / study banding mitranya dari penajam, sembari mengharapkan untuk segera menindak lanjuti  kemitraan ini dengan pembukaan unit di SMK Pelita Gama Penajam, karena itu Imam Raharjo berserta rombongan memanfaatkan waktu untuk menggali konsep dan historical “ MINIBANK “ yang di suguhkan dalam bentuk presentase oleh ketua pendiri / Pembina “ MINIBANK “.Rediyono ceritakan cikal bakalnya Unit Produksi “ MINIBANK “ berawal dari kunjungan / study tour kepsek sekaltim tahun 1998 di Jawa Tengah, dimana ada kerjasama yang baik antara SMK tersebut dengan Bank Maspion, disisi lain adanya payung kebijakan Mendiknas “ Link and Match “. Karenanya Rediyono mengharap kerja sama seluas – luasnya dengan SMK dikaltim, Perbankan, Lembaga Keuangan, koperasi untuk mengembangkan potensi SDM dikaltim melalui pemberdayaan ekonomi mikro yang tentunya dampak multidimensinya sangat besar terhadap pengangguran dan kemiskinan. Karena itu diharapkan dunia usaha / kerja khususnya sektor Perbankan dapat bekerjasama dengan Sekolah Kejuruan melalui penyelenggaraan Magang, Prakerin dan on the job training dengan tidak lagi mencari alasan pembenar untuk menolak program tersebut. demi anak bangsa begitu paparnya dengan serius. Sungguh hal ini sangat disayangkan karena sangat kontradiktif dengan nafasnya pemerintahan yang stylenya otonomi daerah dimana potensi daerah khusunya SDM yang memiliki skill level menengah kebawah setingkat SLTA yang jumlah lulusannya kurang lebih 34.000 pertahun di kaltim dapat digarap menjadi tenaga kerja produktif.

ImageDiakhir presentasenya , Rediyono sangat apresiasif terhadap workshop pendidikan yang digelar Dinas P & K Bontang beberapa hari yang lalu, lebih lanjut ia katakan keberhasilan pendidikan tidak mungkin hanya dipikul oleh sekolah itu sendiri tanpa peran serta dan support dari dunia kerja, maupun pemerintah. Sehingga hasil sharing workshop hendaknya dapat segera di follow – up menjadi strategi dan aksi yang riil dalam menyongsong Bontang cerdas yang tinggal 2 tahun lagi.
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Thread Forum