| SMK Penajam Belajar Ke Bontang |
|
|
|
Misi
Bontang cerdas 2010 ternyata berdampak positif, bukan hanya untuk
masyarakat bontang tetapi bergema di daerah – daerah lain di wilayah
kaltim. Hal ini direfleksikan melalui kunjungan SMK Pelita Gama Penajam
ke SMK Putra Bangsa dan unit produksi “ MINIBANK” selama 2 hari ini
dicabang Samarinda dan Bontang .
A. Bambang Sasongko, SE Kepala sekolah SMK
Putra Bangsa merespons positif terhadap kunjungan / study banding
mitranya dari penajam, sembari mengharapkan untuk segera menindak
lanjuti kemitraan ini dengan pembukaan unit di SMK Pelita Gama
Penajam, karena itu Imam Raharjo berserta rombongan memanfaatkan waktu
untuk menggali konsep dan historical “ MINIBANK “ yang di suguhkan
dalam bentuk presentase oleh ketua pendiri / Pembina “ MINIBANK
“.Rediyono ceritakan cikal bakalnya Unit Produksi “ MINIBANK “ berawal
dari kunjungan / study tour kepsek sekaltim tahun 1998 di Jawa Tengah,
dimana ada kerjasama yang baik antara SMK tersebut dengan Bank Maspion,
disisi lain adanya payung kebijakan Mendiknas “ Link and Match “.
Karenanya Rediyono mengharap kerja sama seluas – luasnya dengan SMK
dikaltim, Perbankan, Lembaga Keuangan, koperasi untuk mengembangkan
potensi SDM dikaltim melalui pemberdayaan ekonomi mikro yang tentunya
dampak multidimensinya sangat besar terhadap pengangguran dan
kemiskinan. Karena itu diharapkan dunia usaha / kerja khususnya sektor
Perbankan dapat bekerjasama dengan Sekolah Kejuruan melalui
penyelenggaraan Magang, Prakerin dan on the job training dengan tidak
lagi mencari alasan pembenar untuk menolak program tersebut. demi anak
bangsa begitu paparnya dengan serius. Sungguh hal ini sangat
disayangkan karena sangat kontradiktif dengan nafasnya pemerintahan
yang stylenya otonomi daerah dimana potensi daerah khusunya SDM yang
memiliki skill level menengah kebawah setingkat SLTA yang jumlah
lulusannya kurang lebih 34.000 pertahun di kaltim dapat digarap menjadi
tenaga kerja produktif.
Diakhir presentasenya , Rediyono sangat apresiasif terhadap workshop
pendidikan yang digelar Dinas P & K Bontang beberapa hari yang
lalu, lebih lanjut ia katakan keberhasilan pendidikan tidak mungkin
hanya dipikul oleh sekolah itu sendiri tanpa peran serta dan support
dari dunia kerja, maupun pemerintah. Sehingga hasil sharing workshop
hendaknya dapat segera di follow – up menjadi strategi dan aksi yang
riil dalam menyongsong Bontang cerdas yang tinggal 2 tahun lagi. |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|






















Diakhir presentasenya , Rediyono sangat apresiasif terhadap workshop