| Uang Jajan Cukup Untuk Beli Sapi Kurban |
|
|
|
|
Hikma Idul Adha Bagi Siswa SMK Putra Bangsa Bontang
Siapa bilang
berkurban hanya milik orang yang memiliki uang banyak? Itu mungkin
hanya anggapan kita selama ini. Apalagi kalau dilihat dari mahalnya
harga hewan kurban seperti kambing, sapi dan kerbau. Tapi harga yang
cukup mahal tersebut ternyata tidak menyurutkan niat para siswa SMK
Putra Bangsa Bontang untuk ikut berbagi dengan sesama.
Usai
melaksanakan ibadah sholat id, siswa SMK Putra Bangsa Bontang
membagikan ratusan kilo gram daging kurban. mereka menyembelih tiga
ekor kambing dan seekor sapi yang dibeli dengan mengumpulkan uang
jajan. Ketua yayasan Institut putra Bangsa Dwi Dally mengungkapkan
kalau para siswa berinisiatif sendiri menyisihkan uang jajan mereka
untuk berkurban. “mereka puasa jajan selama beberapa hari sampai
mengumpulkan uang sebanyak dua puluh ribu rupiah perorang. Uang jajan
yang disisihkan itu kemudian diserahkan ke panitia kurban yang
ditangani langsung oleh pengurus OSIS” terangnya.
Siswa-siswi SMK
Putra Bangsa harus melupakan kantin sekolah selama beberapa hari untuk
ikut terlibat dalam acara kurban yang diselenggarakan tersebut. Hal itu
disebabkan karena beberapa di antara mereka berasal
dari keluarga yang juga kurang mampu. Tapi meskipun demikian, hal itu
tidak menyurutkan niat baik mereka untuk ikut berbagi dengan sesama.
“inilah hikma kurban bagi kami, saya tidak jajan empat hari tidak
apa-apa yang penting bisa ikur berkurban” ungkap Irwansyah salah
seorang siswa seusai membagikan daging kurban.
Proses
pembagian daging kurban yang dilakukan oleh para siswa ini juga agak
berbeda dengan kurban yang dilakukan SMK Putra Bangsa
sebelum-sebelumnya. Daging kurban tersebut langsung diantarkan ke
rumah-rumah pendudukdi wilayah sekambing, Bontang lestari, Bontang.
Meski jaraknya dari sekolah agak jauh, yakni sekitar delapan kilometer,
mereka tetap saja bersemangat. “kami memilih wilayah sekambing ini biar
kami bisa bertemu langsung dengan warga yang berhak menerima daging
kurban ini” ungkap Ardiyansah salah seorang panitia
yang wajahnya dilelehi keringat karena kecapaian.
Beberapa warga
yang menerima daging kurban ini tampak sangat terharu. Mereka mengaku
sangat senang karena baru kali ini ada kurban di kampung mereka yang
dilakukan oleh pelajar. Selain itu mereka juga tidak perlu lagi
mengantri sehari sebelum lebaran untuk mendapatkan kupon kurban. “kalau
harus mengatri saya malu” ungkap Marwah, salah seorang warga dengan
tersipu-sipu.
|
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|













Siapa bilang
berkurban hanya milik orang yang memiliki uang banyak? Itu mungkin
hanya anggapan kita selama ini. Apalagi kalau dilihat dari mahalnya
harga hewan kurban seperti kambing, sapi dan kerbau. Tapi harga yang
cukup mahal tersebut ternyata tidak menyurutkan niat para siswa SMK
Putra Bangsa Bontang untuk ikut berbagi dengan sesama.