Spread Firefox

Pengunjung

Terdapat 64 pengunjung online

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini34
mod_vvisit_counterKemarin144
mod_vvisit_counterMinggu Ini604
mod_vvisit_counterBulan Ini4619
mod_vvisit_counterTotal110140
Sentra Pertanian Organik SMK Putra Bangsa Berkembang Pesat PDF Cetak E-mail
Dinas Pertanian Perikanan Kaltim Siapkan Bantuan  

Program pertanian organik dan perikanan SMK Putra Bangsa Bontang (SMK-PB) semakin berkembang. Senin kemarin lahan yang ditanami berbagai sayuran dan buah ini dikunjungi Kepala Bidang Bina Produksi Holtikultura Kaltim Ir. Uni Gamayati. Dalam kunjungannya, Uni didampingi Kepala UPTD SPPN Samarinda Ir. Wenny T.

Kedua pakar pertanian tersebut “terpesona menyaksikan keberhasilan  SMK-PB mengembangkan pertanian organik dan perikanan air tawar di Bontang.  Baik Uni maupun Wenny mengaku salut dengan kerja keras yang dilakukan Dwi Dally dan rekan-rekannya. Menurutnya sangat luar biasa karena SMK-PB sanggup melakukan ini. Padahal SMK-PB bukan sekolah pertanian. “banyak sekolah pertanian yang bisa menanam tapi tidak semua bisa berbuah.  Putra bangsa bisa melakukannya.” ungkap Uni dengan berseloroh.

 

Kunjungan diawali dari tambak ikan yang berada di JL Flores, Bontang Lestari. Lahan perikanan seluas kurang lebih dua hektar ini berisi berbagai jenis ikan yang sudah siap dipanen. Mulai dari gurame, mas, nila hingga Bawal. Di tempat tersebut Uni dan Wenny sempat menikmati ikan bakar bersama guru-guru SMK-PB.

 

Usai menikmati segarnya berbagai ikan air tawar, rombongan melanjutkan peninjauan ke kebun buah. Lokasi kebun yang berada di Rawa Indah Bontang Selatan ini menghampar sekitar empat hektar. Di dalamnya tumbuh subur melon, semangka, tomat dan brokoli. Untuk semangka dan melonnya diperkirakan siap dipanen saat Ramadan tiba agustus mendatang.

 

Menurut Uni, program ini akan sangat potensial dikembangkan di Bontang. Bontang memiliki lahan tidur yang masih sangat luas. Ini harus diberdayakan. Saya kira pemeritah kota Bontang akan merespon baik kegiatan ini. “PEMKOT harus respek dengan ini karena selain memberdayakan lahan tidur juga dapat mengangkat taraf hidup petani. Selain itu angka pengangguran dan rakyat pra sejahtera dapat diminimalisir.”

  Sementara itu, direktur SMK-PB Rediyono, S.H., M.M. menegaskan kalau ide ini memang didasari atas dua hal. Yang pertama untuk memberdayakan masyarakat kecil agar dapat menunjang perekonomian keluarga yang mandiri. Hal ke dua adalah untuk memanfaatkan lahan tidur. “dengan demikian, lahan yang tidak difungsikan selama ini dapat kita berdayakan. Pertanian potensial di Bontang tapi petani tidak mampu berbuat banyak. Itulah sebabnya kami mencari mitra pendamping. Petani kita perlu diberi contoh baru mau berbuat. Alhamdulillhah sekarang sudah mulai terlihat hasilnya. Dan yang terpenting mengurangi angka pengangguran di kota kaya ini.” Lanjut Rediyono bersemangat.//PB-Press//fp //
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Thread Forum